STRUKTUR DAN KOMPOSISI VEGETASI TUMBUHAN DI CAGAR ALAM DURIAN LUNCUK II
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan komposisi vegetasi serta status konservasi spesies tumbuhan di Cagar Alam Durian Luncuk II, Provinsi Jambi. Pengambilan data dilakukan dengan metode kombinasi jalur dan garis berpetak pada lima tingkat pertumbuhan, yaitu tumbuhan bawah, semai, pancang, tiang, dan pohon. Hasil inventarisasi mencatat sebanyak 94 spesies tumbuhan dari 43 famili, menunjukkan tingkat keanekaragaman taksonomi yang tinggi. Famili dominan yang membentuk struktur vegetasi adalah Fabaceae, Euphorbiaceae, dan Rubiaceae. Analisis Indeks Nilai Penting (INP) menunjukkan dominansi spesies Digitaria sp., Clidemia hirta, dan Dicranopteris linearis pada fase pertumbuhan awal. Nilai keanekaragaman (H’=4,08) dan kemerataan (E=1,09) tertinggi ditemukan pada tingkat pancang. Evaluasi status konservasi mengidentifikasi Aquilaria malaccensis (Kritis; CITES Appendix II) dan Eusideroxylon zwageri (Rentan) sebagai spesies prioritas konservasi, sementara spesies invasif seperti Clidemia hirta dan Sphagneticola trilobata berpotensi mengganggu regenerasi alami. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan konservasi terpadu di kawasan ini, terutama dalam perlindungan spesies prioritas dan pengendalian spesies invasif.
Downloads
Article Details
References
1. Ghazoul, J., & Sheil, D. (2018). Tropical Rain Forest Ecology, Diversity, and Conservation. Oxford University Press.
2. Slik, J. W. F., et al. (2015). An estimate of the number of tropical tree species. PNAS, 112(24), 7472–7477. https://doi.org/10.1073/pnas.1423147112
3. Supriatna, J., Gaveau, D., & Purbaya, S. (2021). Conservation and biodiversity in Indonesia: Challenges and opportunities. Biodiversitas, 22(1), 1–12.
4. Nugroho, H., Indriyanto, & Martono, Y. (2020). Struktur tegakan dan komposisi jenis tumbuhan pada hutan sekunder. Jurnal Hutan Lestari, 8(2), 85–96.
5. Iskandar, D. T., Rahmadani, F., & Lestari, S. (2020). Dinamika vegetasi dan tantangan konservasi di hutan hujan tropis. Journal of Tropical Biodiversity, 18(3), 210–222.
6. Mutaqin, B., Widiastuti, R. D., & Kartodihardjo, H. (2021). Fragmentasi hutan dan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati. Jurnal Konservasi Kehutanan Indonesia, 9(1), 27–36.
7. Lestari, R., Rachmat, H. H., & Khaerudin, R. (2018). Vegetasi dan regenerasi alami di kawasan konservasi. Jurnal Biologi Tropis, 16(2), 122–130.
8. Wahyuni, N., Sudarmadji, S., & Nugroho, M. A. (2019). Struktur komunitas vegetasi pada hutan dataran rendah. Jurnal Penelitian Kehutanan, 13(1), 33–42.
9. Sitaresmi, T., Anwar, S., & Darmanto, Y. (2020). Peran spesies invasif dalam perubahan ekosistem. Ecologia Indonesiana, 22(2), 115–124.
10. Foxcroft, L. C., Pyšek, P., Richardson, D. M., & Genovesi, P. (2017). Plant Invasions in Protected Areas: Patterns, Problems and Challenges. Springer.
11. Ramadhan, M., Setiawan, R., & Karimata, A. (2020). Indeks keanekaragaman dan kemerataan tumbuhan pada lahan bekas tambang. Jurnal Ekologi Tropis, 5(2), 95–104.
12. Susanti, L., Arsyad, M., & Hamzah, H. (2019). Struktur komunitas dan peran spesies pionir pada regenerasi hutan sekunder. Jurnal Hutan Tropis, 24(3), 134–142.
13. Purnomo, D., & Lestari, D. (2018). Vegetasi pionir dan potensi suksesi hutan tropis. Jurnal Biologi dan Lingkungan, 6(2), 47–55.
14. IUCN. (2024). The IUCN Red List of Threatened Species. Version 2024-1. https://www.iucnredlist.org
15. CITES. (2024). Appendices I, II and III. https://www.cites.org/eng/app/index.php
16. Chazdon, R. L. (2016). Second Growth: The Promise of Tropical Forest Regeneration in an Age of Deforestation. University of Chicago Press.
17. Rao, M., Maxted, N., Ford-Lloyd, B., & Dulloo, M. E. (2017). Genetic resources and nitrogen-fixing capability of Fabaceae in restoration ecology. Plant Ecology, 218(4), 389–401.
18. Slik, J. W. F., et al. (2018). Functional traits and ecological roles of Rubiaceae in Southeast Asian rainforests. Forest Ecology and Management, 417, 25–33.
19. Zang, R., Huang, J., & Wang, Y. (2020). Ecological significance of common species in maintaining forest stability. Ecological Research, 35(1), 74–85.
20. Leung, B., et al. (2017). Reducing the risk of invasive species spread in tropical ecosystems. Biological Invasions, 19(2), 473–488.
21. DeWalt, S. J., Verbeeck, H., & Denslow, J. S. (2021). Integrating community-based forest management and conservation. Journal of Environmental Management, 277, 111–132.