ANALISIS PENGARUH UPAH MINIMUM DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAMBI
Main Article Content
Abstract
Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu tolok ukur utama kesejahteraan suatu daerah, yang dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga, arus investasi, serta ketersediaan tenaga kerja. Penelitian ini dilakukan untuk menelaah pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap perkembangan ekonomi Provinsi Jambi pada periode 2019–2024. Data yang digunakan bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis secara kuantitatif dengan metode deskriptif serta regresi linier berganda melalui aplikasi SPSS 25. Hasil analisis deskriptif memperlihatkan bahwa PDRB Provinsi Jambi cenderung meningkat, meskipun sempat mengalami kontraksi pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. Selanjutnya, pertumbuhan kembali menguat dengan kenaikan sebesar 78,05% pada 2021, 36,92% pada 2022, dan 20,09% pada 2023. Konsumsi rumah tangga pada 2023 naik hampir 20%, investasi menunjukkan pola fluktuatif dengan lonjakan tertinggi di tahun 2021, sedangkan jumlah tenaga kerja meningkat secara moderat namun laju pertumbuhannya melambat pada 2023–2024. Hasil uji regresi mengindikasikan bahwa konsumsi rumah tangga, investasi, dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial, tetapi secara simultan ketiganya berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan tingkat signifikansi 0,039 < 0,05. Nilai R² sebesar 0,974 menandakan bahwa 97,4% variasi PDRB dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menekankan bahwa konsumsi rumah tangga dan investasi merupakan motor utama perekonomian daerah, sementara peningkatan kualitas serta produktivitas tenaga kerja tetap dibutuhkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
1. Sudirman S, Andriani L. Pengaruh Upah Minimum Dan Inflasi Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Di Provinsi Jambi. Ekon J Econ Bus. 2017;1(1):148.
2. Hutabarat TAS, Fathorrazi M, Nasir MA. Pengaruh Upah Minimum, Indeks Pembangunan Manusia dan Pengangguran terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2010-2021. J Ekuilibrium. 2023;7(1):1.
3. Sabyan M, Widyanti R. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Upah Minimum Regional Terhadap Kemiskinan Di Kota Jambi. J Menara Ekon Penelit dan Kaji Ilm Bid Ekon. 2022;8(3):311–5.
4. Putri EM, Putri DZ. Pengaruh Upah Minimum, Tingkat Pengangguran Terbuka, Pendidikan Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Kemiskinan di Indonesia. Ecosains J Ilm Ekon dan Pembang. 2021;10(2):106.
5. Ashari RT, Athoillah M. 313 Journal of Development Economic and Social Studies Volume 2 No 2 Tahun 2023. J Dev Econ Soc Stud [Internet]. 2023;2(2):313–26. Tersedia pada: http://dx.doi.org/10.21776/jdess.2023.02.2.08
6. Alliyah EM, Ariwibowo P, Nizma M. Pengaruh Upah Minimum dan Pengangguran terhadap Kemiskinan di Sumatera Utara Periode 2005 - 2022. Sosio e-Kons. 2024;16(3):279.
7. Safitri et all. Pengaruh jumlah penduduk terhadap jumlah penduduk miskin dengan intervening penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jambi. J Paradig Ekon. 2023;18(4):2085–1960.
8. Mubarokah I. The Analysis Of The Export Development Of Indonesian Cinnamon. Ecoplan. 2020;3(1):1–11.
9. Andriyani D, Syahputra TW. Pengaruh Ekspor Ikan Tongkol/Tuna Indonesia Ke Jepang Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Dengan Model Dinamis Regression. J Ekon Reg Unimal. 2021;4(1):15.
10. Purnama Sari E, Hasugian H, Ikhsan Harahap M. Implikasi Kebijakan Ekspor Kelapa Sawit Terhadap Perekonomian Indonesia dalam Perspektif Ekonomi Islam. J Islam Econ Financ [Internet]. 2023;1(2). Tersedia pada: https://journal.yibri.id/index.php/brijief/
11. Permana A, Khaira Ramdhanni D, Firmansyah R. Analisis Dampak Kenaikan Ekspor Tembakau Indonesia Terhadap Beacukai Negara. J Penelit Multidisiplin Ilmu [Internet]. 2023;2(1):1177–84. Tersedia pada: http://melatijournal.com/index.php/Metta
12. Perdana AP. Analisis Pengaruh Harga Internasional, Nilai Tukar, Dan Gdp Perkapita Amerika Serikat Terhadap Nilai Ekspor Tekstil Indonesia Ke Amerika Serikat. JITAA J Int Taxation, Account Audit. 2024;3(1):80–95.