ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN PENDIDIKAN TERHADAP PENGANGGURAN DI KOTA JAMBI

Main Article Content

Kurnia Agustina
Muhamad Sabyan
Amrizal Amrizal

Abstract

Studi ini dilakukan untuk melihat bagaimana pengaruh inflasi dan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengangguran di Kota Jambi dalam periode 2015 hingga 2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunderdari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi. Dalam penelitian ini, pengangguran digunakan sebagai variabel terikat, sedangkan inflasi dan pendidikan dijadikan sebagai variabel bebas. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi analisis deskriptif, pengujian asumsi klasik, serta regresi linear berganda yang diolah menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa inflasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengangguran di Kota Jambi. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,494 yang berada di atas tingkat signifikansi 0,05. Walaupun demikian, arah hubungan yang terbentuk bersifat positif, sehingga kenaikan inflasi cenderung diikuti oleh meningkatnya tingkat pengangguran. Di sisi lain, variabel pendidikan menunjukkan hubungan positif terhadap pengangguran dengan nilai signifikansi sebesar 0,051 yang mendekati batas signifikansi penelitian. Kondisi ini mengindikasikan adanya fenomena pengangguran terdidik yang terjadi akibat belum sesuainya kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan mempunyai pengaruh yang relatif lebih besar dibandingkan inflasi dalam menjelaskan perubahan tingkat pengangguran di Kota Jambi. Dengan demikian, permasalahan pengangguran tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi makro, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia dan kesiapan tenaga kerja dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja. Oleh sebab itu, diperlukan upaya berupa peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan keterampilan tenaga kerja, serta perluasan kesempatan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri agar tingkat pengangguran dapat ditekan secara lebih efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Agustina, K., Sabyan, M., & Amrizal, A. (2026). ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN PENDIDIKAN TERHADAP PENGANGGURAN DI KOTA JAMBI . Jurnal Development, 14(1), 35–48. https://doi.org/10.53978/jd.v14i1.802
Section
Economic Development

References

[1]. Hidayati AN, Sa’adah BCP, Firnanda DK, Ningrum LSS, Azizah N. Analisis Dinamika Inflasi Dan Pengangguran Di Indonesia Berdasarkan Teori Kurva Phillips. J Ilm Ekon Dan Manaj. 2025;3(5):75–85.

[2]. Jumhur J. Penerapan autoregressive distributed lag dalam memodelkan pengaruh inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan FDI terhadap pengangguran di Indonesia. J Ekon Bisnis dan Kewirausahaan. 2020;9(3):250–65.

[3]. Abrianti S, Suchaina S. Peran Pendidikan dan Kesehatan dalam Mengurangi Ketimpangan dan Kemiskinan di Indonesia: Pendekatan Human Capital. J Ekon. 2025;15(1):56–65.

[4]. Arifin AS. Human capital investment: Meningkatkan daya saing global melalui investasi pendidikan. J Educ Dev. 2023;11(2):174–9.

[5]. Meiditambua MH, Centauri SA, Fahlevi MR. Pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi: perspektif Indonesia. J Acitya Ardana. 2023;3(1):17–26.

[6]. Damanik MZ, Lubis YAH, Zein AW. Analisis Konseptual Pengangguran, dan Inflasi dalam Teori Ekonomi Makro. Maximal J J Ilm Bid Sos Ekon Budaya dan Pendidik. 2026;3(3):21–7.

[7]. Suhendra I, Wicaksono BH. Tingkat pendidikan, upah, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran di Indonesia. J Ekon. 2020;6(1).

[8]. Hidayah A. Pengaruh Inflasi dan Investasi terhadap Tingkat Pengangguran di Indonesia. Indep J Econ. 2022;2(3):160–8.

[9]. Soekapdjo S, Oktavia MR. Pengaruh inflasi, indeks pembangunan manusia, dan upah minimum provinsi terhadap pengangguran di Indonesia. J Khatulistiwa Inform. 2021;5(2):94–102.

[10]. Yanti N, Nurtati N, Misharni M. Investasi Modal Manusia Bidang Pendidikan: Dampak Pengangguran Dan Pertumbuhan Ekonomi. J Ekon Pembang STIE Muhammadiyah Palopo. 2020;6(1):21–37.

[11]. Sahira L, Bintoro NS. Pengaruh Faktor Human Capital Pada Pengangguran Golongan Usia Muda Indonesia Tahun 2019. J Dev Econ Soc Stud. 2023;2(1):74–86.

[12]. Hachica E, Triani M. Pengaruh pendidikan, pengangguran dan kepadatan penduduk terhadap kriminalitas di Indonesia. Ecosains J Ilm Ekon Dan Pembang. 2022;11(1):63–70.

[13]. Nurwati RN, Listari ZP. Pengaruh status sosial ekonomi keluarga terhadap pemenuhan kebutuhan pendidikan anak. Share Soc Work J. 2021;11(1):74–80.

[14]. Yasin M, Rawi A, Nurminah N. Hubungan pendidikan dan stratifikasi sosial lingkungan gang rejeki desa teluk lingga sangatta utara. Pandu J Pendidik Anak dan Pendidik Umum. 2024;2(2):49–62.

[15]. Rialita AJ, Syahputra A. Analisis Pengaruh Inflasi terhadap Keterbelanjaan Masyarakat dari Perspektif Ekonomi Makro. JSHI J Syariah Huk Islam. 2022;1(2):28–52.

[16]. Hasanah M. Pandemi Covid-19: Inflasi dan pengangguran dalam perspektif ekonomi Islam. Asy syar’iyyah J Ilmu Syari’ah dan Perbank Islam. 2021;6(1):1–22.

[17]. Amrizal A, Halim A, Pratama RA. Analisis Hubungan Infrastruktur Jalan, Listrik, Pendidikan dan Kesehatan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jambi Tahun 2014-2023:(Perkembangan Variabel dan Uji Korelasi Pearson). J Dev. 2024;12(2):149–61.